Minggu, 18 April 2010

♥ ♥ mylife ♥ ♥

 …(¯`v´¯)
…. ‘•.¸.´ aku my life
…¸.•´
.. (
☻/
/▌
/ \ Kenyataan tak bisa dibeli
Belum tentu sama seperti mimpi


Ketika mimpi itu begitu indah, tak pernah terwujud
Saat kau berlari mengejar anganmu, dan tak pernah sampai
namun ini semua kenyataan kita

Saat kenyataan ga sejalan dengan harapan
ku tahu problema kan terus menerjang
Saat keyakinan hilang dalam kepahitan
ku tahu, mampu tuk tetap tenang hadapi semua ini

Waktu kita lelah dalam menjalani
Semua macam kisah dalam hidup ini
Tapi tenanglah mata hati kita
kan menuntun ke arah mata angin bahagia

Kadang kita lemah hanya mampu untuk pasrah
Ikuti kata hati biarkan sedihmu berlalu
tetaplah tabah setidaknya kita mencoba
menjadi lebih baik dalam jalani hidup ini

kita harus bersabar, hadapilah semua ini
kita pasti bisa menjadi bahagia di hari yang baru

satukan langkah...genggamlah hati kita..
rangkul emosi...rapatkan jiwamu..
untuk yang ditunggu,saat indah pada waktunya..

Kamis, 15 April 2010

Awas.... Terlalu Doyan Merokok 10 Jari Anda Bisa Lenyap

Kecanduan rokok tidak hanya menyebabkan stroke atau serangan jantung. Tapi juga bisa menyebabkan penyakit buergers disease yang bisa mengakibatkan hilangnya 10 jari tangan atau kaki.

Inilah yang dialami Subairi, 38 tahun, warga Desa Durbuk, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Gara-gara kencanduan rokok hingga menghabiskan 40 batang rokok lintingan perhari, sepuluh jari tangan dan tiga jari kakinya terputus akibat menderita penyakit buergers. "Saya sudah berhenti merokok, takut jari kaki putus semua," katanya, Selasa (13/4).

Sebelum jemarinya putus. Subairi mengaku lima tahun lalu, ia terserang panas tinggi. Kemudian pada ujung jarinya muncul bintik merah hitam seperti darah beku yang juga terasa panas saat terkena air. Subairi lantas memeriksakan diri ke paranormal dan dokter, namun hasil nihil. Penyakitnya itu dianggap tidak berbahaya.

Percaya pada dokter, Subairi tidak lagi memeriksakan penyakitnya itu. Lambat laun bukannya membaik, bercak luka diujung jarinya justru bertambah hingga seluruh jemarinya dan kemudian membusuk. Ujung jarinya langsung terputus sendiri. Ia mengaku hingga kini mengalami susah tidur dan seluruh badannya terasa panas. "Saya langsung berhenti merokok, takut bukan hanya jari, nanti tangan dan kaki saya digerogoti," ungkapnya.

Dokter Iri Agus Subaidi dari Rumah Sakit Umum Pamekasan usai memeriksa Subairi memastikan penyakit yang dideritanya adalah buergers dan bukan diabetes atau kencing manis hingga membuat jemarinya terputus. Penyakit beurgers yang diterkandung pada rokok menyebabkan penyumbatan pembulu darah pada tangan dan kaki hingga aliran darah terganggu. "Sebagian besar penderita beurgers adalah perokok berat," tuturnya.

Gejala penyakit ini, kata dia, diawali muculnya rasa ngilu pada tungkai kaki dan lengan sehingga saat disentuh akan mengeras. Lama kelamaan pembuluh darah yang terkena akan mengecil dan rasa sakit akan hilang dengan sendirinya.

"Inilah yang menyebabkan munculnya bintik hitam darah beku tanpa sebab karena jaringan pembuluh sudah mati" terangnya.

Jika serangan beurgers sudah parah, kata Iri, amputasi adalah jalan terakhir untuk menyelamatkan penderita dari penyakit tersebut.

Perokok Lebih Tahan terhadap Parkinson Ketimbang Bukan Perokok

Para peneliti memiliki wawasan baru tentang hubungan antara penyakit Parkinson dan merokok. Beberapa studi telah menunjukkan bahwa perokok memiliki risiko yang lebih rendah terkena penyakit Parkinson. Sebuah studi baru yang diterbitkan Neurology edisi daring (online) 10 Maret 2010, menunjukkan bahwa merokok selama beberapa tahun dapat mengurangi risiko penyakit Parkinson. Tapi, menghabiskan banyak batang rokok per hari mungkin tidak mengurangi risiko ini.

"Hasil penelitian ini dapat memandu pengembangan studi mengenai berbagai komponen tembakau dengan model binatang untuk membantu memahami hubungan antara merokok dan penyakit Parkinson," kata penulis studi ini, Honglei Chen, dari National Institute of Environmental Health Sciences, California, Amerika Serikat. "Namun, mengingat merokok lebih banyak merugikan, tak seorang pun akan menyarankan merokok dalam rangka mencegah penyakit Parkinson."

Penelitian ini melibatkan 305.468 responden berusia 50 hingga 71 tahun yang menyelesaikan survei pada saat itu dan kembali disurvei 10 tahun kemudian. Selama sama tersebut, 1.662 orang terkena penyakit Parkinson.

Perokok 44 persen lebih kecil kemungkinannya terkena penyakit Parkinson dibandingkan dengan orang yang tidak pernah merokok. Orang yang pernah merokok pada masa lalu dan kemudian berhenti, 22 persen lebih kecil kemungkinannya terkena Parkinson ketimbang mereka yang tidak pernah merokok.

Orang yang merokok selama 40 tahun atau lebih, 46 persen lebih kecil kemungkinannya terjangkit Parkinson dibandingkan dengan orang yang tidak pernah merokok. Mereka yang merokok selama 30 sampai 39 tahun, 35 persen lebih cenderung memiliki penyakit Parkinson daripada yang bukan perokok. Sebaliknya, mereka yang merokok selama satu sampai sembilan tahun, hanya delapan persen lebih kecil kemungkinannya menderita penyakit Parkinson.

Risiko terjangkitnya penyakit Parkinson tidak berubah berdasarkan berapa banyak seseorang mengisap rokok per hari.

Selasa, 06 April 2010

Allah Maha Besar

Mari kita belajar bersyukur kepada Allah. “Dan Dia yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau orang yang ingin bersyukur” [Al Furqaan:62]

"Sesungguhnya apa yang kamu sembah selain Allah itu adalah berhala, dan kamu membuat dusta. Sesungguhnya yang kamu sembah selain Allah itu tidak mampu memberikan rezki kepadamu; maka mintalah rezki itu di sisi Allah, dan sembahlah Dia dan bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepadaNya lah kamu akan dikembalikan."[Al 'Ankabuut :17]


"Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin
Allah; Dan barang siapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi
petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." (At
Taghaabun : 11).
"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan,
kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah buahan. Dan berikanlah berita
gembira kepada orang orang yang sabar, (yaitu) orang orang yang apabila
ditimpa musibah, mereka mengucapkan : 'Innaa lillahi wa inna ilaihi
raaji'uun'. Mereka itulah yang mendapatkan keberkatan yang sempurna dan
rahmat dari Rabbnya, dan mereka itulah orang orang yang mendapat petunjuk."
(QS. Al Baqarah : 155 - 157).

"Sesungguhnya besarnya pahala ditentukan oleh besarnya ujian. Sesungguhnya
apabila Allah mencintai suatu kaum maka Dia akan menguji mereka. Barangsiapa
yang ridha maka baginya keridhaan dan barangsiapa yang marah maka baginya
kemarahan." (HR. Bukhari lihat Fathul Baari XI / 6464).

"Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, semua urusannya adalah baik
baginya dan kebaikan ini tidak dimiliki oleh selain seorang mukmin. Apabila
mendapat kesenangan ia bersyukur dan itulah yang terbaik untuknya. Dan
apabila mendapat musibah ia bersabar dan itulah yang terbaik untuknya." (HR.
Muslim no. 2999).

“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” [QS Alnahl:18].

"Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku."[Al Baqarah :152]


Allah Maha Adil

Seringkali, setiap menghadapi kegagalan, dengan mudahnya kita menyalahkan Tuhan. Kita menganggap Tuhan tidak adil hanya karena teman kita memperoleh kesuksesan sedangkan kita ketiban sialnya.

Kalo kita mengalami kegagalan, penyebab utamanya adalah kebodohan kita. Tetapi kalo kita berhasil, maka sejatinya di situ ada campur tangan Tuhan. Sekuat apapun kita berusaha, jika Tuhan tidak menghendaki maka kita akan mengalami kegagalan. Semudah apa pun suatu pekerjaan, jika kita meremehkannya dan tidak berusaha keras untuk mencapainya, maka Insya Allah akan terjadi kegagalan.

Jadi percayalah bahwa ALLAH itu MAHA ADIL. Seandainya kita telah berusaha keras dan berdoa, namun masih mengalami kegagalan, maka bisa jadi memang masih ada yang perlu diperbaiki dalam diri kita. Jangan pernah menyalahkan Tuhan atas kegagalan yang kita alami.

Allah Maha Mengetahui

Dalam hidup itu kita harus mengetahui bahwa kita hidup hanya sekali, maka dari itu kita harus selalu ingat dan yakin akan adanya Allah SWT. dan patuh tatat akan aturan-aturanNYA,
menjalankan perintahnya dan menjauhi larangan nya.
kita harus tahu bahwa Allah SWT itu maha melihat, mendengar, mengetahui....
maha melihat yaitu: Allah itu selalu melihat apapun yang kita kerjakan,disaat kita sedang bekerja, makan, minum, dan dimanapun kita berada.
maha mendengar yaitu: selalu mendengar apapu yang kita bicarakan dan sesuatu yang kita bicarakan,
berbicara dengan teman, saudara, orang lain, maupun apapun yang kita keluh kan kepada NYA.
maha mengetahui yaitu: mengetahui apapu yang kita lakukan, dari makan, minum, mandi, bekerja, dan mengetahui apapun yang selalu kita lakukan setiap detik, menit, setiap jam, maupun setiap hari.
yang perlu diketahui bahwa Allah itu Ada